"Usaha dipengaruhi oleh perpindahan" - IN REAL LIFE

Voila! It's me again. Entah kenapa ide-ide nulis motivasi selalu ada jam-jam malam begini. By the way, tadi aku abis belajar fisika juga yang kebetulan ngebahas tentang usaha. Ya, maklum lah udah kelas dua belas, sebentar lagi mau UN dan udah mulai milih jurusan juga dan PTN impian. Back to the talk, aku mau kasi liat dikit ya rumus usaha itu kayak gimana sih? 
Nah, udah liat kan? Gaya sama perpindahan berbanding lurus dengan usaha yang kita perlukan. And me personally, there's nothing coincidence in this life. Coba kita liat rumus usaha ini ke dalam kehidupan kita sendiri deh. Gimana tuh kalo buat "usaha" mencapai kesuksesan? Banyak nih temen-temen yang mau sukses, tapi usahanya gak sebanding sama mimpi-mimpinya. Atau mereka udah pada usaha tapi kenapa belum berhasil juga ya? Here we go..

It's just my opinion about 500 Days of Summer movie

Hey! It’s me again! Well, I just watched a movie (again). The title is 500 Days of Summer. I was wondering about this movie which has a lot of family scenes or maybe something more like drama, like revenge or something. But it is not. My friend, Georgina gave me this. She heard I just broke up with my ex boyfriend. I was thinking he was the one, but then we just yeah, you know what’s next.

Talk about the movie. It was boring at the first time I think because I don’t know what really they want to tell me. But, then the movie started to story about how was a man trying to move on from a woman whose name is Summer. It took 500 days to be with Summer. A man whose name is Tom really loved this Summer, even he thought that Summer is his future wife. But, Summer is a woman who don’t want to make a commitment for being a girlfriend of anyone. Summer just wanted a “casual” relationship with Tom and no such thing like marriage. Tom had really tried to be that “casual” but his heart couldn’t be pretending. He loved Summer as much as he wanted Summer to be together forever with him. But, Summer didn’t notice anything.

Ilmu tanpa Agama: Buta - Agama tanpa Ilmu: Lumpuh


Di negara tercinta kita Negara Republik Indonesia, mengenal kehidupan beragama dan penduduknya pun harus beragama. Gak boleh atheis ya? No, we are not, karena negara ini mengenal Tuhan dan dapat kita lihat dari dasar negara kita yaitu Pancasila, dimana sila pertama berbunyi “Ketuhanan yang Maha Esa”. So, guys jadi apa nih yang dimaksud “ilmu tanpa agama itu buta sedangkan agama tanpa ilmu itu lumpuh”?

Let we see through the facts guys, nowadays we can see war dimana-mana, kita lihat Israel dengan Palestina berebut wilayah dengan perangnya yang tiada akhir, lalu kita lihat pro-kontra masyarakat dunia tentang adanya kloning manusia, kita pun juga tahu banyak teroris dimana-mana, right? Dan masih banyak lagi fakta-fakta yang menggegerkan dunia. Kira-kira kenapa ya bisa gitu? Those things happen because there is no balance between the religion and the science knowledge.

All You Need is Faith

Beberapa orang mencoba berpikir secara intuitif, menebak-nebak  yang akan terjadi berikutnya. Tapi sayangnya, gak semua yang mereka pikir “intuisi” itu adalah benar firasat dari alam bawah sadar, melainkan rasa gak percaya diri yang ujung-ujungnya bisa kita sebut pesimis. 

Right! When we afraid to lose, kita bakal melakukan apa pun demi “kemenangan” itu. For example, semua anak-anak di Indonesia pastinya akan mengikuti ujian nasional. Jujur saja ini pengalaman pribadi dan temen-temen saya juga. IT IS A LOT OF PRESSURE! Gimana enggak? National examination itu such a nightmare (khususnya buat anak SMA seperti saya) dengan mata pelajarannya yang padat dan dengan waktu yang ulala! sedikit banget untuk review semua pelajaran itu, kadang murid-murid lucu nan menggemaskan ini berpikir : I WANNA GO TO HELL YEAH! 

Etika, Manfaat, Kelemahan dan Kelebihan Jejaring Sosial

Berikut merupakan etika untuk berjejaring sosial:
  • Jangan terlalu mengumbar kehidupan pribadi.
  • Tidak perlu membagikan apa yang sekiranya sensitif dan sangat pribadi. Semisal mengenai keuangan, hubungan percintaan, tentang kehidupan keluarga, atau tentang kejengkelan dengan seseorang. Sebaiknya jangan lakukan hal ini simpan untuk konsumsi pribadi jangan di publish untuk berita publik.
  • Personal information
  • Apabila hanya menggunakan media sosial untuk eksistensi, tempat galau, dan atau berkicau maka sebaiknya jangan mencantumkan informasiterlalu detail seperti alamat rumah, nomortepon atau seluler karena akan mengundang tindak kejahatan atau dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab. 
  • Jangan berbicara SARA, PORNOGRAFI, atau kata-kata provokator negatif.
  • Tentunya bagi negara kita yang multikultural hal yang berbau SARA sangat sensitif dan gampang menyulut respon bagi pihak lain. Jangan menaruh foto-foto yang berbau pornografi hal ini selain tidak sangat etis, apalagi foto pribadi yang tidak senonoh. Hal-hal tersebut akan mengundang respon yang beragam dai berbagai pihak lebih parah bisa mengarah pada tindakan kriminal.
  • NO Twitwar
  • Bagi pencinta twitter yang suka berkicau dengan 140 karakter harus memperhatikan hal ini NO TWITWAR. Jangan mem-posting sesuatu yang dapat menyinggung perasaan orang lain baik sengaja atau tidak. Ketika ada postingan mengenai masalah orang lain jangan sekali kali mencoba masuk kedalam nya dengan membalas postingan atau hanya sekedar RT. Intinya adalah tetap harus menghormati dan menghargai.
  • Jangan overacting atau overposting.
  • Tidak semua yang sedang anda lakukan, atau dimana anda, atau bersama siapa harus di posting ke akun media sosial pribadi. Hal ini akan mengganggu kontak lain dalam daftar anda, dan hati-hati ketika posting tempat keberadaan anda, kejahatan bisa saja mengintai. 

Cara Belajar Efektif dan Efisien

Cara belajar efektif sebenarnya dapat kita lakukan dengan mudah. Rasa malas terkadang menjadi penyebab yang membuat semua menjadi kacau. Banyak sekali para pelajar dan mahasiswa yang justru asyik bermain dan melupakan belajar. Padahal, tugas utama seorang pelajar dan mahasiswa adalah untuk belajar dan menuntut ilmu. Orang tua yang sudah mati-matian memberikan dan mencukupi semua kebutuhan seringkali dibuat kecewa oleh ulah putra putrinya yang justru melalaikan belajar, sehingga mendapatkan nilai yang kurang bagus, bahkan tidak bagus. Untuk itulah, usaha untuk meraih prestasi wajib diterapkan.

Pendidikan di Indonesia memang terbilang sedang berkembang pesat. Untuk dapat lulus ujian nasional, standard nilai minimum sudah semakin ketat dan semakin tinggi. Hal ini menuntut para siswa untuk lebih keras lagi dalam proses belajarnya. begitu pun untuk para mahasiswa, banyak sekali perguruan tinggi yang menerapkan standard yang ketat untuk dapat meraih nilai yang baik. Jika penerus bangsa semakin berkualitas, tentu saja masa depan bangsa juga akan semakin cerah.

Bagi anda yang ingin mengetahui seperti apa strategi belajar yang efektif, simak beberapa tips cara belajar efektif berikut ini :


Manfaat Teknologi dalam Dunia Pendidikan

Pendidikan di Indonesia memasuki tahapan yang sistematis dan lebih efisien dalam perkembangannya, Globalisasi dunia telah memicu pergeseran dalam berbagai elemen di dunia, tak terkecuali dunia pendidikan, dalam dunia pendidikan terdahulu tatap muka secara konvensional sudah menjadi kebiasaan yang masih sulit dihilangkan, pemanfaatan teknologi informasi (IT) masih belum memenuhi kriterianya dalam penerapan Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan. Contoh konkrit yang terjadi di Negara Perancis proyek “Flexible Learning”.

Hal ini mengingatkan kita kembali pada ramalan “Ivan Illich” pada awal tahun 70-an yang membahas tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Society)” yang kemungkinan secara ekstrimnya guru kemungkinan tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) juga meramalkan bahwa pendidikan pada masa mendatang akan lebih bersifat luwes (flexible).
Manfaat Teknologi